Rapat Koordinasi dan Musda IPI Provinsi Sumatera Utara

MEDAN - Mencermati kondisi layanan dan pengelolaan perpustakaan di Sumatera Utara, dalam kegiatan sehari-hari ditemukan berbagai hambatan, seperti kurangnya pendekatan atau sosialisasi kepada masyarakat akan keberadaan perpustakaan itu sendiri. Artinya, masih kurang 2% dari jumlah penduduk setiap hari yang berkunjung ke perpustakaan untuk meminjam buku atau sekadar membaca. Demikian antara lain disampaikan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatera Utara Ahmad Radja Thamrin Siregar pada acara Rapat Koordinasi Perpustakaan se-Sumatera Utara, Rabu, 14 Februari 2007, di Hotel Dhaksina, Medan.

Lanjutnya, kehadiran perpustakaan di setiap daerah mulai dari tingkat desa, kelurahan sampai provinsi tidak lain dimaksudkan sebagai sarana untuk membangkitkan semangat gemar membaca di kalangan masyarakat, khususnya anak di tingkat SD. Sebagai sarana pembelajaran seumur hidup (life long education), perpustakaan tidak mungkin menghasilkan secara instan manusia yang pintar. Untuk mencapai maksud tersebut diperlukan proses yang cukup panjang dan tidak sederhana, seperti juga halnya pendidikan formal (= sekolah). Oleh karena itulah perpustakaan dibentuk sebagai sebuah lembaga demokratik tanpa melihat latar belakang pemakainya dari aspek kesukuan, agama, ras, aliran, pendidikan, dsb. Turut menyambut pada rapat ini adalah Kepala Perpustakaan Nasional Dady Rachmananta.

Pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti 2006-2009 tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Februari 2007, di tempat yang sama, setelah melalui Musyawarah Daerah (Musda). Empat calon dinominasikan sebagai ketua selain A.R. Thamrin Siregar, yaitu Ratnawati, Siti Zubaidah dan Nurdjani. Namun dalam proses musyawarah ketiganya mundur dari pencalonan sehingga dengan sendirinya A.R. Thamrin Siregar terpilih menjadi ketua sekaligus formatur. Pelantikan yang bersangkutan menjadi ketua dilakukan oleh Dady Rachmananta yang juga adalah Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI).

Mengawali kegiatan Musda pada hari itu diselenggarakan pula sebuah pertemuan setengah hari dengan tema “Melalui seminar dan musda kita tingkatkan profesionalisme pustakawan sebagai information provider”, yang dihadiri oleh para pustakawan, unsur pendidikan dan beberapa pejabat pemerintah daerah. Dua pembicara tampil pada seminar ini, yaitu Ketua Umum IPI Dady Rachmananta yang memaparkan masalah kebijakan pengembangan perpustakaan dan pustakawan, dan pengamat pendidikan Y. Dharmali Justin tentang motivasi pribadi dalam menggapai sukses dalam karier.

You are here